Wejangan Anand Krishna: Bhagavad Gita Sudah Ada Sejak Sebelum Ada Kehidupan Manusia?

Hari ini kita masuki Bab ke IV Percakapan Ke IV, judulnya adalah Gyaan Karma Sanyas Yoga. Gyaan adalah Pengetahuan Sejati, Karma adalah Perbuatan, Sanyas adalah Pelepasan, banyak orang mengira bahwa percakapan ini, membuat kita melepaskan karma, melepaskan perbuatan, melepaskan pengetahuan. Tidak demikian.

Pengetahuan Sejati justru membuat kita, berkarma bertindak, berbuat tanpa keterikatan. Ini sudah kita bahas sebelumnya. Krishna sudah menjelaskan secara garis besar.dalam percakapan ke III, di sini Beliau menjelaskan lebih lanjut lagi, bagaimana mempraktekkan semuanya itu.

 

Sri Bhagavan (Krsna Hyang Maha Berkah bersabda: “(Ajaran Tentang) Yoga ini pernah kuungkapkan kepada Vivasvan, Penguasa Matahari; Vivasvan menyampaikan kepada Manu, leluhur manusia di bumi; dan Manu mengajarkannya kepada Iksvaku.“ Bhagavad Gita 4:1

https://bhagavadgita.or.id/

 

 

“Demikian disampaikan secara turun-temurun, para Rajarsi – Para Penguasa Berkesadaran, pun Para Bijak yang membantu dalam ketatanegaraan, mengetahui dan melakoni (ajaran) Yoga ini. Namun seiring waktu cukup panjang yang telah berlalu, aturan ini telah lenyap, hilang tidak diketahui lagi.” Bhagavad Gita 4:2

https://bhagavadgita.or.id/

 

 

“(Ajaran) Yoga kuno yang dirahasiakan ini pula yang telah Ku-sampaikan kepadamu saat ini, karena engkau adalah seorang sahabat berjiwa panembah.” Bhagavad Gita 4:3

https://bhagavadgita.or.id/

 

Krishna menjelaskan apa yang Dia sampaikan ini bukan sesutu yang baru, sudah ada sejak turun-temurun. Oleh karena itu ajaran istilah Hindu baru muncul 1.000 tahun yang lalu. Hindu Dharma, disebut Sanatana Dharma. Istilah Hindu itu baru muncul 1.000 – 1.200 tahun yang lalu. Sebelumnya selalu disebut Sanatana Dharma. Dharma yang bersifat langgeng dan abadi.

Coba lihat diIndonesia sendiri misalnya. PHDI, Parisada Hindhu Dharma Indonesia. Parisada Hindu Dharma yang ada di Indonesia. Parisada berarti kumpulan, kumpulan organisasi Hindu Dharma yang berada di Indonesia.

Pikirkan, belum jauh sekali tapi leluhur kita pada waktu itu, ada Pak Oka Puniatmaja, Pak Gede Puja, yang kemudian menjadi Dirjen. Bimas Hindu Buddha.

Pak Oka Puniatmaja juga pernah menduduki jabatan ketua PHDI, semuanya ini termasuk Pak Ida Bagus Mantra, Gubernur Bali, kemudian jadi Duta Besar di India. Orang-orang awal ini, tokoh-tokoh awal ini, di zaman jelang pemerintahan Soekarno, dan pemerintahan Soeharto, pada waktu itu memutuskan bahwa kelompok kita ini akan disebut Parisada Hindu Dharma Indonesia. Bukan Parisada Agama Hindu Indonesia.

Perhatikan, mereka ini sangat sangat memahami Dharma itu apa? Oleh karena itu tidak menggunakan istilah agama, tapi menggunakan istilah Dharma. Ini penting sekali nanti kapan-kapan, kita bahas soal ini. Sekarang bukan waktunya,

Krishna mengatakan bahwa Dharma ini ada sejak dulu. Sebelum adanya bumi. Sebelum adanya apa-apa, matahari kekuasaan, kekuatan matahari. Kekuatan matahari berarti kekuatan cahaya, Dharma ini berasal dari sana. Dari suatu sumber yang sudah ada sebelum adanya bumi kita. Dan yang sudah ada sebelum bumi kita apa.

Adalah hukum alam yang abadi. Hukum alam yang tidak bisa dinafikan oleh siapapun juga. Siapa yang mengatur bumi kita berputar. Siapa yang mengatur, matahari terbit pada waktu yang tertentu, terbenam pada waktu yang tertentu. Emangnya ini siapa pun yang mengatur, kita menyebutnya Sang Hyang Widhi Wasa. Ada yang menyebutnya Tuhan, ada yang menyebutnya  Gusti, begitu banyak sebutan dari setiap kepercayaan.

Hindu menerima setiap sebutan itu, Dharma menerima semua sebutan itu, karena Dharma tahu sumbernya adalah satu. Kalau kita persoalkan sebutan, kita belum yakin bahwa semuanya bersumber dari satu.

Kita betengkar kenapa, karena sapi saya berwarna coklat, sapimu berwarna putih. Sapi orang lain barangkali berwarna merah. Hijau, nggak tahu, nggak ada sapi merah hidjau ya. Coklat, krem atau apa. Atau berbintik-bintik dan saya mengatakan sapimu tidak bagus lihat sapi saya bagus.

Kenapa kita bertengkar, karena kita tidak memperhatikan susu sapi. Susunya sama, kualitasnya sama. Dharma melihat susunya, maka dariitu Dharma tidak bertengkar. Dharma tidak mempersoalkan kalau ada yang beribadah di tempat yang lain, ada yang beribadah di Pura, ada yang di Mandir, ada yang di mana. Dharma tidak melihat bentuknya, Dharma melhat ibadahnya. Yang sedang diagungkan adalah Tuhan yang satu dan sama. Oleh karena itu kalau terjadi persolan di mana sekarang sudah terjadi.

Pasti Anda sudah kita tidak melakukan hal yang sama, ada yang membatui Pura, kita tidak membatui tempat ibadah lain. Karena kita tahu yang dijadikan objek dari pemujaan adalah Tuhan yang sama. Bentuk sapinya saja yang berbeda-beda. Ini Dharma, jadi Dharma itu lain dengan lepercayaan, kepercayaan yang melihat warna sama. Dharma melihat susu, susu sapi, itu sama satu, manfaatnya sama. Kita tidak mempersoalkan warna kulitya.

Tapi kita juga tidak kita tidak menjual sapi kita kemudian membeli sapi yang lain. Tidak perlu pindah kepercayaan. Kalau susunya sama, kenapa harus pindah, kenapa harus jual sapi kita beli sapi lain. Tidak perlu, inilah Dharma. Krishna mengatakan, ajaran ini sudah ada sejak dulu. Dan Arjuna bertanya,

 

“Kelahiran Vivasvan yang Engkau sebut adalah jauh sebelum kelahiran-Mu sendiri. Bagaimana Engkau dapat mengajarkan kepadanya, bagaimana aku bisa memahami hal ini?” Bhagavad Gita 4:4

https://bhagavadgita.or.id/

 

Bingung kan? Kau mengatakan sejak dulu ada, darimana kamu tahu. Kamu baru lahir kemarin dulu. Waktu sedang perang ini, usia Arjuna dan Krishna kurang lebih 75 tahunan. Jadi kalau lihat sinetron Arjuna masih muda, nggak. Sudah tua mereka. Dan kakek mereka Bhisma, sudah hampir 100-an tahun. Usianya jauh lebih tua dari usianya mereka. Krshna dan Arjuna kurang lebih usianya hampir sama. Jadi sudah berusia75 tahunan. Arjuna tahu kapan lahirnya Krishna, Krishna tahu kapan lahirnya Arjuna. Dan sekarang Krishna mengatakan Aku sudah tahu sejak dulu. Arjuna bertanya bagaimana kau tahu?

Silakan ikuti Penjelasan lanjutan berikutnya:

 

Sumber: Video Youtube Bersama Anand Krishna Bhagavad Gita Sehari-Hari Ayat 04:1-10 Dharma dan Reinkarnasi

https://www.youtube.com/watch?v=oqd6j5aQ3_0

https://www.akcjoglosemar.org/wp/

https://www.anandkrishna.org/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s