Mengapa dari orangtua yang sama sifat anak anak berbeda? Tanya Jawab Talk Show Soul Awareness

Intisari pertanyaan dan tanggapan pada Talk show Soul Awareness Gramedia Matraman 18 September 2016

14292534_10209532271655165_6206164625911010070_n

Foto Talk Show Soul Awareness oleh Selamet Jr

 

Pertanyaan 1:

Bila seseorang sudah berobsesi menemukan diri sejati, mestinya lahir lagi dengan sifat yang lebih baik. Bagaimana cara menemukan jatidiri?

 

Tanggapan:

Bapak Anand Krishna: berobsesi atau sekadar berkeinginan? Ada kisah tentang Shirdi Baba yang  tinggi dan kuat ingin membuktikan muridnya yang sudah merasa terobsesi untuk mencari Kebenaran. Sang murid dibawa ke sumur, kakinya dipegang dan kepalanya dimasukkan dalam air sumur sehingga sulit bernapas. Sang murid berupaya untuk mengangkat kepalanya dari air sambil megap-megap. Sang Guru kemudian bertanya, “Apakah sebelum kau mati kehabisan napas kau masih berobsesi menemukan Kebenaran?

Sang murid menjawab, “Tidak Guru, saya bingung, mengapa Guru bertindak demikian, sehingga saya kesulitan bernapas!”

Sang Guru berkata, “Ya artinya sebelum kau mati kau tidak berobsesi mencari Kebenaran, kau bingung dan ingin hidup, mengapa saya dibegitukan?!?!”

Itu adalah contoh seseorang yang belum obsesi, baru sekadar berkeinginan.

Kemudian, sebenarnya bukan mencari jati diri tapi menemukan. Ada seorang ibu yang sudah memakai kalung  untuk berpesta dan kemudian mencari-cari di kotak perhiasan, mengapa kalungnya tidak ditemukan? Kadang seorang pelupa sudah memakai kacamata masih mencari kacamata dengan mengobrak-abrik tempat tidurnya atau mencarinya di depan tivi. Demikian pula jatidiri sudah ada hanya kita belum discover, belum menemukan kembali. Jatidiri bukan dicari tetapi ditemukan kembali dengan cara meniti ke dalam diri.

Ini juga sekaligus menjawab pertanyaan lain tentang manfaat Guru. Bila saja ibu yang sedang mencari kalung atau orang yang mencari kacamata mau bercermin, maka dia akan tahu bahwa kalungnya sudah digantungkan di lehernya ataupun kacamatanya sudah dipakai. Guru dapat diibaratkan seperti cermin.

 

Pertanyaan 2:

Bila seseorang lahir kembali, semestinya dia akan lahir dengan sifat yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi mengapa justru nampaknya masyarakat sekarang justru lebih parah dari generasi sebelumnya?

 

Tanggapan:

Bapak Anand Krishna: Para scientist sudah mulai berkesimpulan bahwa berat bumi ini konstan. Beda sedikit akan mengacaukan kesetimbangan dan bumi akan hancur. Walau pun ada bangunan gedung-gedung baru pencakar langit, akan tetapi bahan bangunannya diambil dari perut bumi juga. Sehingga berat tetap sama. Katakanlah ada binatang dinosaurus musnah, akan tetapi ada juga batu meteorit yang menambah beban bumi. Hanya recycling. Berat bumi tetap. Bukan hanya berat akan tetapi penduduk bumi pun diperkirakan tetap. Dengan adanya hewan-hewan yang mati, bila tidak berevolusi menjadi hewan yang lain, mereka berevolusi menjadi manusia-manusia. Sehingga manusia-manusia yang masih baru tersebut relatif masih membawa sifat kehewanian yang sangat besar.

Silakan baca ulang: https://gitakehidupansepasangpejalan.wordpress.com/2016/08/14/yang-sadar-jumlahnya-bertambah-yang-tidak-sadar-meningkat-lebih-banyak-terkait-evolusi/

 

 

Pertanyaan 3:

Tentang genetik. Mengapa anak-anak yang lahir dari orangtua yang sama, sifatnya bisa berbeda?

 

Tanggapan:

Bapak Anand Krishna: banyak “mind” yang ingin lahir kembali untuk meneruskan evolusi atau menyelesaikan obsesinya. Genetik dari ayah termasuk dari leluhurya digabung dengan genetik dari ibu termasuk genetik dari leluhurnya dicampur aduk, kemudian diambil (katakan segenggam) dan kombinasi genetika yang akan menjadi bayi itu sesuai dengan “mind” yang akan lahir. Sehingga setiap anak yang lahir berbeda kombinasi genetik, berbeda “mind” yang akan lahir.

Itulah mengapa memilih menantu memperhatikan bibit (genetik), bobot dan bebet. Bibit (genetik) dari keluarga akan berpengaruh.

Ibu Maya: Pada waktu konsepsi, pembuahan, kondisi ayah dan ibunya akan berpengaruh pada sang anak. Dosha, atau perbandingan sifat air, api dan angin pada kedua orangtua berbeda. Bila terjadi ketidakseimbangan unsur tersebut maka akan berpengaruh pada anak yang akan lahir. Mungkin saja pas anak pertama semua unsur seimbang dan anak kedua unsur apinya tidak seimbang dan seterusnya. Sehingga anak yang lahir akan beda sifatnya.

 

Pertanyaan 4:

Ada orang yang percaya nabi, ada yang percaya avatar, sebenarnya yang benar itu bagaimana?

 

Tanggapan:

Scientist sudah sampai pada kesimpulan bahwa apa yang kita yakini sebagai asumsi itulah yang akan menjadi hasil dari penelitian kita. Ada beberapa maket/model/mandala untuk mencapai Kebenaran seperti ada beberapa maket/model para scientist untuk membuktikan kebenaran asumsi mereka. Silakan pilih model yang sesuai dengan diri kita.

 

Pertanyaan 5 dan yang lain-lain-nya:

Bagaimana bila “mind” kita terkena virus? Apakah kita lahir bisa menghapus virus tersebut? Dan lain-lain………

 

Tanggapan:

Pada waktu lahir maka sifat genetik yang alam akan terbawa. Berita baiknya sifat genetik hanya sebesar kira-kira 30% yang berpengaruh. Ada faktor lingkungan dan yang lain sekitar 70%. Jadi dengan pendidikan (itulah makna pendidikan yang benar) kita dapat mengubah sifat tidak baik dalaam diri. Anak lahir tidak tabula rasa, bersih, kosong, dia membawa sifat genetik bawaan. Jadi pendidikan mestinya orang per orang. Guru harus tahu sifat 16-17 muridnya. Home schooling akan membantu.

Misalkan anak yang selalu merusak mainan, diminta memperbaiki mainan yang dirusaknya. Bisa jadi dia setelah besar akan menjadi insinyur yang baik….. hahaha……

 

Masalah kerasukan:

Kebanyakan oleh halusinasi. Kalau setiap anak selalu melihat film Harry Porter setiap hari. Pada saat stress bisa berhalusinasi. Bapak Anand Krishna menceritakan dalam salah satu bukunya seluruh pekerja pabrik yang berlokasi di tanjung Priok pada hari tertentu salah satu kerasukan dan semuanya kerasukan. Pada saat hari akan kerasukan, sang penjaga diberitahu agar sepatunya diberi kotoran yang bau dan setiap orang yang masuk pabrik diminta mencium baunya. Ternyata hari itu tak ada yang kerasukan. Pada saat seseorang merasa depresi, halusinasi dapat mempengaruhi orang tersebut.

Seseorang yang katanya digendam oleh orang ganteng, sebetulnya terpengaruh oleh kegantengan dan dapat dipengaruhi untuk mengambil atamnya. Seseorang yang serakah ingin cepat kaya dengan instan dapat diminta menukar uang asli dengan uang amerika latin.

Silakan simak kutipan Bapak Anand Krishna berikut:

“Ketika seseorang ‘terhipnosis’ oleh seorang asing yang mengajaknya ke ATM atau bank dimana dia menyimpan perhiasannya dan kemudian ‘tertipu dalam keadaan tidak sadar’ atau ‘dalam keadaan antara sadar dan tidak sadar’, hendaknya kita tidak menerima cerita itu mentah-mentah. Keadaan ini hypnosis tidak dapat dipaksakan dalam tahap apa pun (saat dihypnosis) tanpa sepengetahuan dan seizin yang bersangkutan. Sesungguhnya, dalam hal ini hypnosis malah lebih menguntungkan dari pada ilmu medis karena banyak sekali obat keras yang dapat digunakan untuk tujuan kriminal tanpa sepengetahuan dan seizin dari yang bersangkutan. Terlebih lagi, saya juga sudah membuktikan bahwa tidak seorang pun dapat dipengaruhi kecuali hal itu diinginkannya sendiri secara sukarela, maka hypnosis tidak dapat digunakan sebagai sarana untuk sesuatu yang bersifat asusila, sebagaimana banyak orang menganggapnya. Orang itu tertipu oleh keserakahannya sendiri. Dia boleh mengaku, boleh tidak. Dia boleh membohongi orang lain, tapi tidak bisa membohongi diri sendiri. Ia tertipu oleh benih-benih keserakahan yang sudah ada di dalam dirinya.” (Krishna, Anand. (2012). Neo Spiritual HYPNOTHERAPY, Seni Pemusatan Diri Untuk Bebas Dari Pengaruh Hipnosis Massal. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

 

Ibu Archana: Pastlife Regression penting saat orang ingin mengetahui mengapa dia selalu bertindak sesuatu yang sebenarnya bisa kita perbaiki. Ada komunitas pastlife yang setiap bertemu memanggil temannya sesuai dengan hasil pastlifenya. Sehingga, Hai Wilhelmina apa kabar? Ya, selamat malam Kaisar Wu. Pastlife bukan untuk hal seperti demikian.

Ada jokes. Istri betul-betul jenuh dengan suaminya yang selalu berselingkuh. Akan tetapi suaminya sangat baik, kemana pun dia minta pergi, malam-malam saat capek pun sang suami dengan senang hati akan mengantarnya ke mana pun. Setelah di pastlife ternyata suaminya adalah sopirnya di masa lalu yang ingin membalas kebaikannya. Pantas siap mengantarnya ke mana saja dalam keadaan apa pun…… wkwkwkwk……..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s