Memproduksi Anak Adalah Tindakan Paling Kreatif Manusia?

Tindakan kreatif paling agung adalah transformasi kecenderungan hewani dalam diri menjadi kualitas ilahi, kata para resi

buku dvipantara jnana ashram ubud

Foto Tugu Monumen Anand Ashram Ubud

Linga, sering digambarkan sebagai falus atau organ kelamin pria, adalah simbol kreativitas, atau tepatnya Daya Kreatif Itu sendiri! Ada daerah di dalam setiap diri kita, tempat Kekuatan tersebut lebih termanifestasi secara lebih jelas. Daerah tersebut dinamakan Svadisthana, dan pada sebagian besar dari kita, terletak di sekitar selangkangan — maka dikaitkan dengan organ kelamin.

Svadishthana bermakna “daerah atau tempat istirahat pribadi seseorang” — inilah tempat yang memungkinkan Kekuatan Penciptaan dapat memanifestasikan diri dengan lebih jelas. Itulah sebabnya, tindakan paling kreatif yang mungkin dilakukan oleh kebanyakan orang adalah “memproduksi bayi”. Ekspresi ini, mungkin terlalu vulgar, namun, inilah kenyataannya. Tindakan paling kreatif di antara semua makhluk hidup adalah tindakan regenerasi.

Para Resi dan Para Bijak menyampaikan bahwa tindakan kreatif paling agung adalah transformasi kecenderungan hewani dalam diri menjadi kualitas ilahi.

Silakan simak uraian di bawah ini……….

buku dvipantara jnana sastra

Cover Buku Dvipantara Jnana Sastra

Oṁ Saha nāvavatu; saha nau bhunaktu: Saha vīryam karavāvahai;Tejasvi nāvadhītamastu; Mā vidviṣāvahai.Oṁ Shāntiḥ, Shāntiḥ, Shāntiḥ

(Semoga Hyang Tunggal senantiasa melindungi kita; menjernihkan pikiran kita: semoga kita dapat berkarya bersama dengan penuh semangat; semoga apa yang kita pelajari mencerahkan dan tidak menyebabkan permusuhan; Damailah hatiku, damailah hatimu, damailah kita semua.)

 

“Ada dua Linga – dua simbol kreativitas atau dua aspek dari Daya Penciptaan—Svalinga atau Linga Internal; dan Paralinga, Bahyalinga atau Linga Eksternal.

“Sifat dari kedua Linga ini harus dipahami oleh semua orang, terutama sifat Svalinga atau Linga Internal.” Ganapati Tattva 11

 

SLOKA YANG SAMA DITEMUKAN DALAM TATTVA SANG HYANG MAHAJNANA (SLOKA 21), sehingga di bawah ini kita mengulangi pembahasan/penjelasannya.

LINGA, SERING DIGAMBARKAN SEBAGAI FALUS ATAU ORGAN KELAMIN PRIA, adalah simbol kreativitas, atau tepatnya Daya Kreatif Itu sendiri!

Nah, ada daerah di dalam setiap diri kita, tempat Kekuatan tersebut lebih termanifestasi secara lebih jelas. Daerah tersebut dinamakan Svadisthana, dan pada sebagian besar dari kita, terletak di sekitar selangkangan — maka dikaitkan dengan organ kelamin. Dalam kebanyakan Literatur Barat, daerah ini — Cakra Kedua dalam model atau mandala yang populer ini — “keliru diterjemahkan  sebagai sentra-seks, sehingga memunculkan karya-karya populer laris tentang Tantra, Kundalini, dan lain-lain.

 

SVADISHTHANA BERMAKNA “DAERAH ATAU TEMPAT ISTIRAHAT PRIBADI SESEORANG” — inilah tempat yang memungkinkan Kekuatan Penciptaan dapat memanifestasikan diri dengan lebih jelas. Itulah sebabnya, tindakan paling kreatif yang mungkin dilakukan oleh kebanyakan orang adalah “memproduksi bayi”. Ekspresi ini, mungkin terlalu vulgar, namun, inilah kenyataannya. Tindakan paling kreatif di antara semua makhluk hidup adalah tindakan regenerasi.

Dalam hal ini, kita sering lupa bahwa persetubuhan, menghasilkan bayi, atau regenerasi bukanlah satu-satunya tindakan kreatif. Tidak diragukan bahwa ia adalah ekspresi paling “populer” dari energi kreatif di dalam diri kita, tetapi popularitas tidak berarti bahwa ia adalah tindakan kreatif paling agung.

PARA RESI DAN Bijak DARI PERADABAN KUNO SINDHU, Shintu, Hindu, Indus, Indies, Indo mengatakan pada kita bahwa tindakan kreatif paling agung adalah transformasi kecenderungan hewani dalam diri menjadi kualitas ilahi.

Inilah satu pemaknaan yang umum dijumpai dalam semua kitab dari peradaban kuno ini. Pemujaan terhadap Hyang llahi harus, pada akhirnya, menuntun kita pada kesadaran akan keilahian diri. Ayat ini menjelaskan proses alkemi spiritual.

Marilah memahami pesan sang resi…..

 

SIVALINGA DIDEFINISIKAN baik sebagai Kreativitas atau Daya Kreatif Siva Hyang Maha Membahagiakan, atau sebagai Kekuatan Kreativitas Hyang Maha Membahagiakan.

Definisi pertama adalah untuk kita para pemula, sebagai permulaan bagi kita. Pujalah Siva, Daya Kreatif  Hyang Maha Membahagiakan! Untuk maksud ini, seseorang dapat menggunakan model Sivalinga 3-Dimensi atau menganggap pemandu spiritualnya sebagai perwujudan, sebagai personifikasi dari Kreativitas Shiva. Inilah Langkah Pertama dalam Linga-Sadhana, laku spiritual yang menggunakan  Linga sebagai sarana.

Langkah kedua adalah melihat keseluruhan keberadaan sebagai manifestasi Sivalinga. Kesadaran ini mesti diperoleh secara bertahap, langkah demi langkah.

 

PADA MULANYA, KITA HARUS MELIHAT ORANG—ORANG YANG KITA SAYANGI, yang kita cintai sebagai manifestasi dari Gusti. Ini gampang. Seseorang harus selalu memulai dengan langkah yang mudah ini. Proses ini bisa diibaratkan seperti proses bayi belajar berjalan. Kita tidak bisa memaksa bayi untuk segera berjalan 100 langkah. Tidak mungkin. Sang bayi mungkin berjalan beberapa langkah terjatuh, bangkit, dan berjalan lagi. Bahkan, mulanya kita mungkin harus membantu sang bayi, memegangi tangannya…. sampai sang bayi mengembangkan kepercayaan diri.

Seperti itu pula, melihat mereka yang kita cintai, mereka yang kita sayangi sebagai manifestasi Siva adalah sebuah langkah yang dibutuhkan oleh kita untuk mengembangkan kepercayaan diri untuk beranjak ke langkah berikutnya, yaitu…..

 

MENCOBA MELIHAT MUSUH-MUSUH KITA, mereka yang berseteru dengan kita, sebagai manifestasi dari Sivalinga yang sama. Ini sulit, tidak mudah. Namun, kita dapat dengan mudah mencapainya, kita bisa berhasil dengan mudah dalam sadhana ini dengan pertama-tama fokus pada musuh-musuh “lama”. Sesungguhnya, waktu adalah penyembuh terhebat. Kita mungkin masih menyimpan sedikit perasaan bermusuhan dengan mereka, tetapi perasaan-perasaan tersebut tidak terlalu kuat. Jadi lebih mudah untuk mentransformasikan perasaan bermusuhan tersebut, perasaan benci “yang lemah” tersebut menjadi perasaan empati, cinta, dan kasih.

Setelah berhasil melakukan itu dan mengurusi “perasaan benci yang lemah” tersebut selama sekitar satu minggu, kita beralih ke perseteruan yang lebih belakangan terjadi.

 

LANGKAH KETIGA DALAM SADHANA INI adalah melihat Sivalinga sebagai Sarvavyapi — Hyang Maha Melingkupi. Sivalinga maha hadir. Tiada ruang tanpa kehadiran Linga.

Terakhir, melihat seluruh keberadaan di dalam Linga — seluruh dan setiap hal….

Kemudian, dengan pelan-pelan sekali, lanjutkan pada pemujaan Svalinga, yaitu kesadaran akan diri kita sebagai Daya Kreatif Itu, Sivalinga itu — sang Svalinga.

 

NAH, BERBICARA TENTANG SVALINGA, seseorang bisa saja, dengan upayanya sendiri, secara filosofi memahami konsep ini, dan mengembangkan tingkat kesadaran tertentu tentang Svalinga, Sumber Segala Kreativitas di dalam diri kita — namun para pencari spiritual yang serius, harus berupaya di bawah pengawasan dari seorang guru spiritual yang layak. Tidak ada pengganti untuk bimbingan pribadi tersebut.

Di sini, dalam ayat ini, sang resi penggubah menekankan pada “pemahaman” tentang Svalinga, yang mungkin tidak memerlukan peran seorang pemandu atau guru spiritual. Sesungguhnya, begitu kita memulai sadhana ini, kita mungkin telah memperoleh sedikit pemahaman. Namun, pemahaman tersebut hendaknya tidak disalahpahami sebagai kesadaran akan Svalinga atau Atmalinga—Lingga Internal “Diri”, atau Kesadaran akan “Diri” yang mana membutuhkan panduan seorang pemandu yang bijak dan kompeten.

Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2016). Dvipantara Jnana Sastra, Jakarta: Centre for Vedic and Dharmic Studies)

Om, Sarve bhavantu sukhinaḥ; Sarve santu nirāmayāḥ; Sarve bhadrāṇi paśyantu; Mā kashchit duḥkha bhāgbhavet; Oṁ Shāntiḥ, Shāntiḥ, Shāntiḥ

(Semoga semua makmur, bahagia dan bebas dari penyakit. Semoga semua mengalami peningkatan kesadaran, dan bebas dari penderitaan. Damailah hatiku, damailah hatimu, damailah kita semua.)

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec2elearning-banner

Advertisements

One thought on “Memproduksi Anak Adalah Tindakan Paling Kreatif Manusia?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s