Renungan Diri: Pikiran Mengecoh Manusia, Ada yang Anggap biasa, Yang Lain Jadi tergoda! Mengapa?

buku Dvipantara Dharma Sastra cover_ED

Cover Buku Dvipantara Dharma Sastra

Oṁ Saha nāvavatu; saha nau bhunaktu: Saha vīryam karavāvahai;Tejasvi nāvadhītamastu; Mā vidviṣāvahai.Oṁ Shāntiḥ, Shāntiḥ, Shāntiḥ

Let us Learn Together, Study Together, Nurture Eachother, Fill Eachother, and Work Together with Great Enthusiasm, Great Spirit.

 

Sara Samuccaya 85

manasa niscayam kartva tato vaca vidhiyate,

kriyate karmnané pascat pradhanam vai manastatah

 

Mind makes the decision. Speech follows it.

Lastly it is rendered into deeds. Thus mind is the chief

 

Gugusan pikiran dan perasaan mengambil keputusan, menentukan segala sesuatu.

Ucapan mengikutinya, dan tindakan atau perbuatan menindaklanjutinya.

Jadi, sesungguhnya gugusan pikiran serta perasaan adalah yang memimpin keduanya.

 

Sara Samuccaya 86

 

Gugusan pikiran serta perasaan menentukan segala aktivitas, perbuatan indra, gerakan badan.

Oleh karenanya, adalah gugusan pikiran dan perasaan yang mesti diolah, dikendalikan,

sehingga dapat melayani manusia dalam segala keadaan,

baik yang menguntungkan maupun yang merugikan (keadaan baik dan tidak baik).

 

Sara Samuccaya 87

 

Jangkauan gugusan pikiran serta perasaan sungguh sangat luas

Ia penuh dengan keinginan serta keraguan.

Sebab itu barangsiapa berhasil mengendalikamnya, jelaslah ia meraih kebahagiaan —

baik di dalam hidup ini, maupun di alam setelah kematian.

 

Sara Samuccaya 88

 

Ketika indra mata bergabung dengan gugusan pikiran serta perasaan,

maka, barulah ia dapat melihat. Jika seseorang sedang bingung —

pikiran serta perasaannya kacau—maka walaupun kedua matanya terbuka lebar,

ia tidak mampu melihat sesuatu secara jernih.

 

Sara Samuccaya 89

 

Seperti organ kelamin perempuan, tampaknya tidak beda dengan luka terbuka.

Namun, gugusan pikiran serta perasaan seorang pria tidak melihatnya seperti itu —

ia melihatnya dengan pandangan yang berbeda, maka tergila-gila olehnya.

 

Sara Samuccaya 90

 

Air liur atau air ludah dianggap menjijikkan,

namun ketika terkait dengan ciuman, maka disebut “anggur bibir yang memabukkan”.

Demikian, sesungguhnya manusia termabukkan

oleh istilah-istilah yang dibuat dan diciptakannya sendiri.

 

Sara Samuccaya 91

 

Ada kalanya suatu perbuatan yang sama

dibuat terasa berbeda oleh gugusan pikiran dan perasaan.

Seperti halnya apa yang dilakukan seorang anak pada payudara ibunya,

adalah sama dengan apa yang dilakukan seorang suami pada isterinya —

namun pikiran dan perasaan mereka sama sekali berbeda.

 

Sara Samuccaya 92

 

Seorang pertapa, seorang kekasih, dan seekor anjing

melihat jasad seorang Wanita. Namun, pandangan mereka berbeda

Yang pertama, pertapa melihatnya sebagai jasad saja.

Seorang kekasih melihatnya sebagai badan yang

telah ditinggalkan oleh orang yang dikasihinya;

yang ketiga, anjing melihatnya sebagai daging, makanan saja.

 

Sara Samuccaya 93

 

Di balik segala perbuatan adalah bhava

atau perasaan terdalam yang berperan paling penting.

Perasaan fisik saat mencium istri beda dengan saat mencium seorang anak perempuan

(padahal dua-duanya berkelamin sama, sama-sama perempuan).

Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2015). Dvipantara Dharma Sastra, Jakarta: Centre for Vedic and Dharmic Studies)

Om, Sarve bhavantu sukhinaḥ; Sarve santu nirāmayāḥ; Sarve bhadrāṇi paśyantu; Mā kashchit duḥkha bhāgbhavet; Oṁ Shāntiḥ, Shāntiḥ, Shāntiḥ

May all be prosperous and happy. May all be free from illness. May all see what is spiritually uplifting. May no one suffer. Om peace, peace, peace

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec2elearning-banner

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s