Renungan Diri: Di Tengah Mayoritas yang Berbohong, Minoritas Cenderung Mengikuti Kebohongan

buku kearifan mistisisme

Cover Buku Kearifan Mistisisme

Seorang Mistik Bukanlah Konformis

“The Asch Conformity Experiments in the 1950s prove that most people are willing to publicly conform to anything in order to attain social reward and avoid social punishment. From this perspective the results are viewed as a striking example of people publicly endorsing the group response despite knowing full well that they were endorsing an incorrect response.”

From Various Texts on Social Psychology such as by Aronson, T.D., Wilson, R.M., Akert, E (2010) and Anderson, C.A. (2010)

Semoga para pembaca kutipan buku ini diberkati dengan kelembaban jiwa, kebahagiaan, kesejahteraan dan keceriaan.

.

Solomon Eliot Asch (1907 – 1996) adalah seorang yang akan selalu dikenang sebagai pionir dalam bidang Social Psychology. Sekitar tahun 195Oan, ia mengadakan berbagai eksperimen untuk membuktikan bahwa:

  1. Ketika berada di tengah mayoritas yang berbohong, maka kelompok minoritas cenderung mengikuti kebohongan mereka. Hal ini dilakukannya untuk mendapatkan pengakuan masyarakat sebagai bagian dari mayoritas. Apalagi dalam keadaan tertekan, minoritas “seolah” tidak berdaya dan mengikuti kemauan, kehendak, kebohongan mayoritas, walau mereka tahu bahwa yang dilakukan oleh mayoritas adalah tidak benar.
  2. Bahkan kelompok minoritas yang telah kehilangan hargadirinya itu akan mati-matian membela kelompok mayoritas yang berbohong. Lagi-lagi untuk memperoleh pengakuan sebagai bagian dari mayoritas, atau untuk menghindarisangsi—jika memang di bawah ancaman.
  3. Berita baiknya adalah ketika dalam kelompok minoritasterjadi solidaritas, kesetiakawanan, dan beberapa orang diantaranya berani untuk mengungkapkan kebenaran danmenyatakan tidak terhadap kebohongan, maka anggota laindalam kelompok itu mulai ikut terpengaruh.

 

Intinya: Mesti Ada yang Berani untuk mengambil langkah pertarna dan mengatakan “tidak” terhadap kebohongan, kepalsuan, kekejaman, dan sebagainya. Pemberani itu adalah seseorang yang memiliki niat kuat untuk membangkitkan Jiwa mistik di dalarn dirinya.

Munculkan niat itu… dan dalam sekejap berkah ilahi pun turun. Anda diguyur dengan DMT untuk memupuk, memperkuat, dan melipatgandakan niat Anda.

 

Seorang Mistik Bukan Seorang Konformis. Saya pernah membaca tentang eksperimen lain dalam bidang social behavior, yang dilakukan oleh Stanley Milgram dan rekan-rekannya, yaitu seorang partisipan diminta untuk memandang langit tanpa alasan apa pun di tengah hari dan di tengah keramaian pasar.

Beberapa orang memperhatikannya, ikut melihat langit sebentar, tetapi tidak berhenti untuk menatapnya terus seperti partisipan itu.

Namun, ketika beberapa partisipan lain disiapkan untuk bergabung dengan partisipan pertama dan melakukan hal yang sama, maka 80% orang yang melihat mereka ikut menatap langit tanpa alasan. Ada yang bahkan ikut menatap terus bersama mereka.

Ini bukanlah sikap seorang yang bersemangat mistik. Ini bukanlah sifat seorang yang ingin mengembangkan jiwa mistiknya. Tidak, seorang mistik tidak pernah menjadi konformis.

Selama Anda masih menjadi konformis, lagi-lagi guyuran DMT tidak pernah terjadi. Anda akan selalu hidup di bawah bayang-bayang orang lain. Di bawah bayang-bayang kelompok mayoritas, kendati kelompok tersebut membohongi, mencelakakan, melecehkan, dan memperkosa hak-hak Anda.

 

Seorang Benjiwa Lemah mengikuti acara seorang pengkhotbah dari kepercayaan tertentu, di mana selalu terjadi konversi kepercayaan secara massal.

Ada “orang dalam” sang pengkhotbah yang membocorkan rahasianya, “Setiap kali ada acara umum seperti itu, kami diminta untuk mempersiapkan beberapa partisipan untuk minta dikonversi. Partisipan bohongan. Mereka adalah penganut kepercayaannya sejak dulu.

“Ketika para partisipan bohongan maju ke depan, maka hampir selalu ada beberapa orang baru yang ikut maju. Demikian, setiap kali ia mendapatkan anggota baru.”

 

Mistisisme adalah Antikonversi. Tidak perlu mengubah atau berpindah kepercayaan. Mistisisme atau spiritualitas adalah inti setiap kepercayaan. Ketika Anda menggali kepercayaan Anda, atau kepercayaan apa pun, maka inti mistisisme atau spiritualitas itulah yang Anda temukan.

Ketika Anda menganut kepercayaan tertentu, maka Anda memperoleh sebutan sebagai “umat kepercayaan A, B, atau C”. Tidak demikian dengan mistisisme atau spiritualitas. Tidak ada mistisisme atau spiritualitas A, B, atau C.

Mistisisme atau spiritualitas adalah kelembutan air. Anda tidak bisa memberi merek pada kelembutan itu. Anda masih bisa memberi merek pada air kemasan, walau pemberian merek itupun hanyalah trik dagang. Air adalah air. Merek yang diberikan itu adalah untuk kemasannya, bukan untuk air. Taruhlah air kemasan masih bisa diberi merek, tetapi kelembutannya tidak bisa.

Merek-merek pemberian para ahli kitab adalah merek dagang, dimanfaatkan oleh para pedagang. Jika Anda memiliki Jiwa mistik, maka Anda tahu persis bahwa merek-merek itu sesungguhnya tidak dibutuhkan. Kepercayaan adalah keadaan Jiwa, kesadaran diri, dan tidak membutuhkan merek. Kepercayaan adalah kepercayaan—sesederhana itu.

Tiba saatnya sekarang untuk bereksperimen….. silakan baca lanjutan di buku terkait.

Dikutip dari (Krishna, Anand. (2015). Kearifan Mistisisme, Panduan untuk Menyelaraskan Diri dengan Semesta dan Menyerap Suara Yang Maha Ada, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Semoga semua makhluk dalam keadaan sejahtera dan bahagia, bebas dari penyakit, mengalami peningkatan kesadaran, serta tidak ada penderitaan. Damai, damai, damai.

 

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec3Elearning-Banner-2 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s