Renungan Diri: Sekali Berkembang, Nafsu-Keinginan Senantiasa Mengekori Manusia dan Sulit Mengatasinya

buku Dvipantara Dharma Sastra cover_ED

Cover Buku Dvipantara Dharma Sastra

Sevaka Dharma 53

(Baris 255-259 )

Utun Sang Sewaka Darma / mulah mo iyatna-yatna / mulah sia rea paksa /

dek rea karaketikan / manguni rea weweka /

Nak, patuhi Sevaka Dharma, Etos Hidup dan Kerja Luhur, teruslah berupaya dan selalu penuh perhatian. Jangan pernah membiarkan pikiranmu terganggu oleh hal-hal yang saling bertentangan dan menyebabkan keraguan. Berlatihlah untuk mengendalikan ucapanmu, baik dengan cara tidak bertanya pada banyak orang mengenai pendapat mereka, ataupun menyampaikan terlalu banyak komentar terkait kelemahan dan kekurangan orang lain ( – anjuran ini adalah tentang pemberdayaan-diri dan juga tentang ketidakusilan mencampuri urusan orang lain).

Dikutip hanya terjemahan bahasa Indonesia, dari buku (Krishna, Anand. (2015). Dvipantara Dharma Sastra, Jakarta: Centre for Vedic and Dharmic Studies), Bab Sevaka Dharma. Terjemahan dalam bahasa Sunda dan Inggris tidak dikutip.

 

Sevaka Dharma 54

Terlalu banyak pendapat menyebabkan kebingungan, bahkan menyebabkan pemahaman atau persepsi yang salah — terutama ketika seseorang rnenganggap dirinya lebih pintar dari orang lain. Keangkuhan seperti itu sesungguhnya menurunkan derajat dirinya. Keangkuhan menyebabkan kegelapan dan halangan bagi kemajuan seseorang.

 

Sevaka Dharma 55

(Keangkuhan seperti itu) membuat seseorang menyimpang dari jalur. Demikian pula, terlalu banyak nafsu, keinginan atau obsesi mengacaukan pikiran dan membuatnya tidak stabil.

 

Sevaka Dharma 56

Ketika rasa terdalam seseorang terganggu dan ia merasa lemah, sedih, dan tak berdaya — pikirannya ikut terpengaruh dan kehilangan keseimbangannya. Maka, segala pengetahuan lenyap, dan ia melupakan tugasnya untuk berbuat baik, melakukan hal yang bermanfaat.

 

Sevaka Dharma 57

Terlalu banyak nafsu, obsesi dan keinginan, tidak berguna sama sekali, hanya mengganggu rasa terdalam.

 

Sevaka Dharma 58

Apa gunanya menginginkan sesuatu jika seseorang tidak bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk mewujudkannya?

 

Sevaka Dharma 59

Jadi, padamkan api keinginan dan sudahi penderitaan yang disebabkan olehnya. Jauhi kemarahan tak berguna. Buang sifat menyalahkan atau menuduh orang lain (— mencari kambing hitam) serta rasa iri dan dengki. Dan, di atas segalanya janganlah terkalahkan oleh keterikatan (pada hal-hal duniawi).

 

Sevaka Dharma 60

Nafsu keinginan, tresna, atau trsna berkembang dan menjadi kuat karena hal-hal seperti itu (sifat-sifat negatif, yang telah dijelaskan pada ayat-ayat sebelumnya). Sekali berkembang, nafsu-keinginan, tresna atau trsna senantiasa mengekori manusia. Seseorang tidak dapat mengatasinya kecuali dengan selalu mengingat-ingatkan diri akan penderitaan yang disebabkan olehnya, kefanaan badan manusia; dan, dengan cara itu (mengembangkan kebijaksanaan) untuk melepaskan segala nafsu keinginan.

 

Sevaka Dharma 61

Demikian, saranku padamu, sayang. Aku senantiasa berdoa agar kau tidak mengalami penderitaan semacam itu. Nak, senantiasalah berupaya dan penuh perhatian, selalu setia pada Dharma atau Peranmu sebagai Sevaka, seseorang yang patuh pada Etos Hidup dan Kerja yang Luhur.

 

Sevaka Dharma 62

Setelah mendengarkan Sabda Nugraha, Kata-kata Penuh Kebajikan, Nasihat Penuh Kasih dari Sang Pandita, Sang Bijak, murid yang penuh semangat dan benekad untuk mempelajari Sevaka Dharma, Etos Hidup dan Kerja Luhur — mencakupkan kedua tangannya dalam Manganjali (mudra, sikap penerimaan atau namaskara, menghorrnati Keilahian dalam diri Sang Bijak serta seluruh makhluk hidup lainnya), dan bersujud dengan rasa hormat sambil berkata:

“Aum Nyana Pretiaksa — Semoga demikian adanya, semoga terwujud, Rama yang berhati baik. Satya Malekas Sabda, Aku akan selalu ingat, berpegang teguh pada sabda perwujudan Kebenaran yang telah disampaikan.”

Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2015). Dvipantara Dharma Sastra, Jakarta: Centre for Vedic and Dharmic Studies).

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec3Elearning-Banner-2 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s