Renungan Gita: Semua Kitab Suci Berasal Dari-Nya, Ada yang Bersifat Kontekstual, Ada yang Universal

buku bhagavad gita

Cover buku Bhagavad Gita

 

“ Demikian, banyak sekali cara panembahan yang dijelaskan oleh Brahma, Sang Pencipta (lewat Veda). Ketahuilah bila semuanya itu menyangkut  perbuatan nyata (dengan semangat panembahan). Dengan pemahaman dan penghayatan akan hal ini, niscaya kau terbebaskan  (dari segala duka dan dosa-kekhilafan).” Bhagavad Gita 4:32

 

“Brahmano-mukhe berarti ‘mulut Sang Pencipta’. Implikasinya, arti yang tersirat ialah, semua cara ini sudah ada sejak dulu, sejak penciptaan.

“VEDA ATAU PENGETAHUAN SEJATI BERASAL DARI MULUT BRAHMA… Atau, jika kita dapat menerimanya, maka sesungguhnya semua kitab suci berasal dari-Nya. Hanya saja, ada kitab yang Iebih banyak memuat hal-hal yang bersifat kontekstual, relevan bagi dan di zaman tertentu Dan, ada juga yang muatannya lebih banyak tentang hal-hal yang bersifat universal dan berlaku untuk sepanjang masa.

“Gita adalah salah satu kitab yang mengandung mutiara-mutiara kebijaksanaan abadi. Keuniversalan ajaran Gita adalah bukti nyata akan hal itu.

“Bagi mereka yang lahir dalam peradaban kita, peradaban Hindia, Gita adalah panduan hidup. Namun, bagi masyarakat lain pun, berlatar belakang kepercayaan apa pun – Gita merupakan khazanah terbuka. Setiap orang dapat mengambil darinya apa saja yang dikehendakinya dan sebatas kemampuannya. Sementara, khazanah Gita tidak pernah berkurang.

“Kita tidak perlu mengubah kepercayaan kita untuk mempelajari Gita, bahkan untuk mengikuti panduan Krsna. Panduan Krsna persis seperti buku panduan duniawi yang lain. Tidak perlu Insight dan Lonely Planet Guidebooks ditulis, disusun, dan diterbitkan oleh siapa saja — isinya berguna bagi semua orang. Demikian pula dengan Gita.

“NAMUN, MENGAGUNG-AGUNGKAN ISl GITA SAJA tidak cukup. Menghafalnya saja tidak cukup. Kita mesti menghayati dan melakoninya. –

“Sebab itu, Krsna menegaskan bahwa semua bentuk panembahan yang dijelaskan-Nya, adalah terkait dengan perbuatan, tindakan nyata.

“Mengetahui tentang bentuk-bentuk panembahan adalah baik. Tetapi kebaikan itu tidak bermanfaat bagi hidup, jika tidak diterapkan, dipraktekkan.

“Dan, supaya kita selalu mengingatnya…

 

“YAJNA DAN PERSEMBAHAN BUKANLAH SEKADAR RITUS – Yajna atau persembahan adalah gaya hidup, warna kehidupan, semangat di balik laku-hidup.

“Hiduplah dengan semangat manembah, pelayanan, yajna, berempati, berbagi, saling sayang-menyayangi – dan, ‘Wahai Kesatria, Engkau, Anda niscayalah terbebaskan dari segala kekhawatiran, kegelisahan, kecemasan, kebingungan, kebimbangan. Raihlah kebahagiaan sejati.

“Jadikan hidup menjadi sebuah perayaan. Ber-yajna-lah sepanjang hidup!”

 

Untuk merasakan  kesatuan, kemanunggalan, dibutuhkan kesadaran spiritual, Kesadaran Jiwa.

“Satu Bumi, Satu Langit, Satu Umat Manusia” – ini adalah bahasa pencerahan, kesatuan, kemanunggalan. Namun ini pun merupakan tahap pertama.

Tahap Kedua Pasca Pencerahan adalah … “Bumi, Langit. Kita semua berada di dalam-Nya. Ia meliputi segala-galanya.”

Tahapan ini penting untuk diperhatikan. Sebab, jika kita ingin langsung menuju ke tahap kedua ini, sulit sekali.

Bagi orang yang masih bicara tentang “seumat”, “sekepercayaan”, dan sebagainya, “satu umat manusia” saja masih menjadi wacana. Ia belum bisa menerima hal itu sepenuhnya. Apa pun yang dibacanya dalam kitab-kitab suci, bahwasanya umat manusia adalah ibarat satu keluarga besar, dan sebagainya; tetap saja ia belum bisa bebas dari pengotakan ciptaan manusia, “ini kitab kepercayaanku”, dan “itu kitabmu”; “Dia Tuhanku”, dan “Yang itu Tuhanmu.”

Jika kita masih percaya pada pengotakan seperti itu, maka boleh tampil se-saleh, se-rajin apa pun kita beribadah, kita belum tercerahkan.

“Satu Umat Manusia” adalah tahap pertama pencerahan. Jika itu saja belum dipahami, maka tahap berikutnya tidak bisa ditempuh. Kita tidak bisa melihat Gusti Pangeran meliputi segalanya, dan kita semua berada di dalam-Nya.

Dikutip dari buku: (Krishna, Anand. (2014). Bhagavad Gita. Jakarta: Pusat Studi Veda dan Dharma)

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec3Elearning-Banner-2 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s