Renungan #Yoga Patanjali: Masa Lalu Masa Depan atau Masa Kini? Pilih Jadi Simpanse, Manusia atau Mesias?

buku yoga sutra patanjali

Cover Buku Yoga Sutra Patanjali

Menghadapi persoalan apa pun juga kita selalu diberi pilihan tindakan, memilih tindakan mengikuti naluri, nafsu, kesenangan pikiran, perasaan dan panca indra atau memilih tindakan yang mulia. Atau kadang kita menuruti nafsu dan kadang kita memilih tindakan mulia walau mengorbankan kesenangan diri.  Rupanya ada potensi Simpanse yang mengikuti nafsu ataupun potensi Mesias yang memilih tindakan mulia dalam diri kita; tindakan yang berulang-ulang akan menjadi kebiasaan dan pada akhirnya mengubah karakter kita.

Pilihan di tangan kita! Dan Patanjali menjelaskan hal tersebut.

“Sesungguhnya baik masa lalu maupun masa depan, keduanya eksis (dalam masa kini, saat ini, dan) dalam wujud mereka masing-masing. Terjadinya perubahan disebabkan oleh dharma, jalan atau tindakan pilihan (mind, manah, atau gugusan pikiran).” Yoga Sutra Patanjali IV.12

Ini adalah salah satu sutra yang sulit didekodifikasi. Maka, jangan heran bila setiap penerjemah, setiap pengulas menafsirkannya sesuai dengan kesadarannya. Demikian pula ulasan kita.

 

MASA LALU DAN MASA KINI, keduanya ada dalam masa kini, dan dalam wujud asli mereka masing-masing. Apa maksudnya?

Persis seperti dalam kutipan di awal bab ini, secara genetika kita tidak terlalu berbeda dengan simpanse. Bahkan, 50% dari gen kita sama dengan pisang. Apa yang dapat kita pahami dari fakta ini? Apa yang dapat kita artikan dari kemiripan ini?

Bahwasanya, masa lalu “badan ini”—masa lalu benda ini—termasuk gugusan pikiran serta perasaan dan sebagainya, masih terdata, tersimpan sebagaimana ada di dalam DNA kita. Luar biasa bukan?!

Bahkan, potensi untuk memiliki ekor pun ada. Para saintis masih bingung, mengapa potensi itu tidak berkembang? Mereka belum juga menemukan jawabannya.

Jawabannya ada dalam sutra ini.

Potensi berekor tidak berkembang karena mind atau manah, gugusan pikiran dan perasaan bersama dengan memori, kesan-kesan masa lalu, dan sebagainya—yang kita sebut Mind Composite—memilih untuk berbadan manusia, tidak berbadan kera. Tidak pula berbadan pisang sehingga kulit kita bisa dikupas sepeni kulit pisang.

 

LALU, BAGAIMANA DENGAN MASA DEPAN, yang menurut Patanjali juga ada, dan dalam Wujud aslinya pula.

Inilah nurani, sanubari, rasa terdalam, atau apa pun sebutannya yang merupakan bukti kehadiran Jiwa, bahwasanya Jiwa-lah yang menghidupi badan ini.

Bab terakhir ini adalah upaya Patanjali untuk tidak hanya mengetahui hal ini, tapi juga mengungkapkannya, menjadinya!

Kuncinya adalah di “masa kini”.

Masa lalu maupun masa depan—keduanya ada dalam masa kini. Ada simpanse, bahkan pisang; dan ada juga Jiwa, ada juga contoh-contoh kehidupan rnereka yang telah berhasil mewujudkan masa depan itu. Ada Krsna, Musa, Buddha, Zarathustra, Isa, Pythagoras, Muhammad, Gandhi, bahkan masih banyak lagi lainnya. Sekarang tinggal memilih.

Mau jadi apa?

Pisang? Simpanse? Tetap seperti saat ini? Atau mau menemukan hakikat diri, mau menempuh jalan dharma yang ditempuh oleh para Mahatma, para Jiwa Mulia, para Mesias, para Utusan, para Avatara, para Buddha? Kita bisa memilih, sekarang, dan saat ini juga. Kemudian menentukan jalan-kehidupan dengan pilihan kita.

Terkait: https://gitakehidupansepasangpejalan.wordpress.com/2015/12/11/renungan-yoga-patanjali-gen-sayur-mayur-simpanse-dan-manusia-mirip-kehidupan-itu-satu-dan-sama/

Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2015). Yoga Sutra Patanjali Bagi Orang Modern, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec3Elearning-Banner-2 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s