Renungan #Gita: Jangan Gunakan Timbangan Indra Suka Tak-Suka! Gunakan Timbangan Kemuliaan?

buku bhagavad gita

Cover Buku Bhagavad Gita

Bhagavad Gita 3:34

“Raga dan Dvesa — ketertarikan dan ketidaktertarikan, kesukaan dan ketidaksukaan, muncul dari interaksi antara indra dan pemicu-pemicu di luar diri. Seorang (bijak) hendaknya tidak terombang-ambing, karena dualitas suka dan tak-suka itu adalah penghalang utama dalam perjalanan menuju kesadaran diri atau pencerahan.” Bhagavad Gita 3:34

 

Dualitas suka dan tak suka, senang dan tak senang, cinta dan benci, ketertarikan dan ketidaktertarikan — sernua adalah hasil dari cara pandang, cara berpikir yang masih terbagi.

SUKA DAN TAK SUKA ADALAH TAFSIR OTAK berdasarkan pengalaman indra, saat terjadi interaksi dengan pemicu-pemicu di luar diri, yang kemudian, dicocokannya dengan rekaman yang sudah ada sebelumnya.

Seorang yang sejak kecil dicekoki bahwa penganut kepercayaan tertentu adalah pemuja berhala, mereka bejat — maka saat ia bertemu dengan pemeluk kepercayaan tersebut, terjadilah penolakan secara otornatis.

Orang yang dibencinya itu boleh jadi sangat saleh, sangat bijak, tapi tetap ditoiaknya karena rekaman bejat yang sudah ada di otaknya.

Dalam skenario lain, jika sejak kecil kita dicekoki bahwa peradaban kita, budaya kita, tradisi kita — semuanya adalah biadab, dan budaya asing yang datang dari luar adalah yang beradab; maka timbul kesukaan, ketertarikan terhadap apa saja yang datang dari sumber Iuar tersebut. Padaahal semua itu belum tentu tepat bagi kita.

DI TIBET TIDAK BANYAK TUMBUH-TUMBUHAN – Maka, para Lama atau Petapa di sana mesti makan daging, sama seperti di Timur Tengah.

Terus, apakah kita mesti mengikuti mereka dan makan daging setiap hari? Padahal, para ahli medis kontemporer yang berjiwa ilmuwan, saintis tulen, telah mengingatkan bahwa daging tidak baik bagi kesehatan.

Bijakkah kita jika kita keukeuh mempertahankan mau makan kambing atau daging Yak setiap hari, padahal sudah menderita hipertensi, dan irama jantung pun sudah tidak stabil?

“Bebaskan dirimu dari conditioning suka dan tak-suka yang muncul dari dualitas, dan hanya akan menyuburkan dualitas di dalam dirimu!” demikian anjuran Krsna.

Lalu, pertanyaannya:

“APAKAH KITA MENERIMA SEGALANYA TANPA MEMILAH?” Silakan memilah. Tapi, gunakan timbangan kemuliaan. Apakah yang kita lakukan itu sesuatu yang mulia dan memuliakan, atau sekadar menyenangkan?

Jangan menggunakan timbangan suka dan tak-suka. Timbangan suka dan tak-suka adalah Timbangan Indra.

TIMBANGAN KEMULIAAN ADALAH TIMBANGAN KESADARAN. Misalnya, Anda seorang Fasilitator Meditasi, Pegiat Spiritual, atau, bahkan Pengurus dari salah satu Padepokan Spiritual, dan Anda hendak merayakan ulang tahun Anda, anak Anda, atau, bahkan kolega Anda. Maka, mesti rnerayakannya dengan cara apa?

Orang yang Anda undang tidak suka makan sayuran, mereka bukan vegetarian — maka demi kesukaan mereka, Anda pun menyajikan makanan non-vegetarian. Silakan merenungkan sendiri, memutuskan, dan menyimpulkannya sendiri, sikap seperti itu sudah betul atau tidak?

Atau, Anda tidak mau menyajikan daging karena Anda tidak suka daging. Maka, Anda menyajikan sayur. Betul?

Gunakan kebijakan Anda, kesadaran Anda, meditasi Anda — urusannya, “hendaknya” bukan menyajikan atau tidak menyajikan daging dan/atau ikan karena suka atau tidak-suka, tapi karena kesadaran.

Di atas segalanya, bertanyalah pula pada diri sendiri, “Kemuliaan macam apa yang kuperoleh dengan menyembelih hewan untuk menjamu para tamu?”

Dikutip dari buku: (Krishna, Anand. (2014). Bhagavad Gita. Jakarta: Pusat Studi Veda dan Dharma)

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner utk di web

oec3Elearning-Banner-2 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s