Renungan Diri: Bila Keinginanmu Sinkron dengan Keinginan Alam, Turunlah Hujan Berkah!

buku rahasia-alam-500x500

Cover Buku Rahasia Alam

Aatma Vichaarana, Menganalisa Diri atau No Mind, menembus awan pikiran untuk melihat jelas langit kesadaran diri. Aatma Vichaarana menuntut agar anda bertanya pada diri sendiri: ”Aku siapa? Kenapa aku berada di sini? Apa maksud kelahiranku?” Tidak perlu bersusah-susah mencari jawaban dari luar diri, karena jawaban setiap pertanyaan yang muncul di benak anda sudah ada di dalam diri anda. Pertanyaan itu muncul karena jawabannya sudah ada. Tidak perlu memboroskan energi untuk mencari jawaban; gunakan energi itu untuk bertanya saja. Jawaban akan datang sendiri, muncul sendiri.

Dalam beberapa teks kuno, Aatma Vichaarana juga disebut Sadvichaar, Pikiran atau Analisa Tepat. Sadvichaar rnenuntut setting up of priorities, menentukan prioritas—prioritasmu dalam hidup apa saja? Semua mernang permainan Energi, dan Energi memang Satu. Tapi, SATU yang satu ini lain dari lain. Satu yang SATU tapi banyak; ada Energi dengan “E” besar, ada energi dcngan “e” kecil dan masing-masing memiliki sekian banyak variasi tetapi tetap SATU juga.

Prioritas hidup anda masih terasa banyak. Ya sudah, diminimalkan dulu. Yang penting-penting didahulukan. Daftar prioritas itu sebaiknya makin hari makin pendek, hingga pada suatu ketika anda tidak memiliki prioritas-prioritas lagi. Yang ada hanya satu, tunggal. Mau disebut prioritas pun susah. Istilah prioritas hanya relevan bila “banyak”. Bila tunggal  sudah tidak bisa disebut prioritas lagi. Jangan pula mencari sebutan baru untuk yang Satu itu. Biarlah Yang Satu itu Tak Bernama.

Sebelum itu terjadi, sebelum yang tersisa tinggal Sang Tunggal itu, lakukan perenungan: apa yang anda inginkan dalam hidup ini, dari hidup ini? Ada kalanya apa yang anda inginkan seirama, senada dengan keinginan alam. Ya, alam pun berkeinginan. Selama ia berwujud, ya, alarn pun berkeinginan. Bila keinginanmu sinkron dengan keinginan alam, turunlah hujan berkah. Anda merasakan rahmat-Nya, you feel the Grace!

Beberapa tahun yang lalu saya ingin sekali bertemu dengan orang-orang yang berpandangan luas, moderat, liberal dari kelompok tertentu. Kebetulan keinginan itu sinkron dengan keinginan alam, maka datanglah seorang ibu yang menjadi penghubung saya. Sang ibu betul-betul datang, tidak ada yang mengundangnya.

Bahkan ia tidak pernah tahu tentang diri saya. Kebetulan saja bertemu, dan….! Tampak seperti kebetulan, padahal tidak juga. Apa yang terjadi semata-mata karena keinginan saya saat itu sinkron dengan keinginan alam.

Tapi bagairnana me-”sinkron”-kan keinginan kita dengan keinginan alam semesta? Kenali diri anda dan anda akan mengenal alam semesta. Cari tahu keinginan dasar anda apa? Itu pula keinginan alam. Manusia memang memiliki segudang keinginan, dan sungguh sulit untuk menemukan keinginan dasar di

tumpukan keinginan-keinginan itu. Oleh karenanya, satu demi satu buanglah keinginan-keinginan yang kiranya tidak esensial. Renungkan, “Tanpa sepatu baru itu apa aku masih bisa hidup?” Bila jawabannya “Ya”, buanglah keinginan untuk membeli sepatu baru. Begitu pula dengan keinginan-keinginan lain. Hingga pada suatu ketika anda menemukan keinginan dasar anda. Keinginan dasar itulah tujuan hidup anda. Itulah peran yang harus anda mainkan di atas panggung sandiwara kehidupan.

Aatma Vichaarana, introspeksi-diri, mengenal diri, kontemplasi pada diri sendiri, perenungan, atau apa pun sebutannya, tampaknya sangat pasif, padahal tak ada proses lain yang lebih dinamis darinya. Anda membutuhkan energi yang luar biasa untuk melakukan hal itu. Duduk diam selama 30 menit saja tanpa rnemikirkan hal-hal lain kecuali diri sendiri, bukanlah hal gampang.

Anda bisa duduk diam memikirkan kendaraan anda, kekasih anda, kantor anda, kedudukan anda di dewan perwakilan rakyat. Itu mudah. Tapi, duduk diam memikirkan ”diri” sendiri sungguh sulit, bahkan anda bisa bingung sendiri, karena anda belum berkenalan dengan diri sendiri.

 

Temukan dirimu,

Kau akan menemukan makna hidupmu.

Mengenal diri, kawan,

Itulah Rahasia Alam Kedelapan.

 

Bila sudah anda temukan makna hidup, anda akan lebih mantap. Anda tak akan menyia-nyiakan waktu. Anda tak akan melewatkan satu pun peluang pemberian alam.

Di mata dunia, sukses atau tidak, karena tolok-ukur orang bisa berbeda, anda akan selalu berbahagia. Kebahagiaan yang tak terganggu, itulah hasil introspeksi diri. Anda menemukan sumber kebahagiaan di dalam diri; anda tidak lagi membutuhkan stimulus dari luar untuk membahagiakan diri anda.

Dikutip dari buku (Krishna, Anand. (2003). Rahasia Alam Alam Rahasia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Link: http://www.booksindonesia.com

Link: http://www.oneearthcollege.com/

 

Banner 4

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s