Renungan Diri: Guru, Master, Apakah Anda Membutuhkannya?

buku kehidupan

Cover Buku Kehidupan

“Apabila definisi Anda tentang seorang guru adalah ia yang akan membimbing Anda sepanjang jalan, maka Anda salah. Apabila Anda menginginkan seorang guru les untuk selalu membantu Anda guna menyelesaikan pekerjaan rumah Anda, Anda keliru. Alam tidak akan membiarkan diri Anda dibimbing terus menerus. Keberadaan akan memaksa Anda untuk menemukan jalan sendiri.

“Jalan yang mengantar menuju ke pembebasan, ke penyelamatan, ke Nirvana, ke surga adalah jalan tanpa jejak. Tidak ada jejak-jejak pendahulu Anda, tidak pula ada jalan setapak. Lihatlah burung-burung yang sedang terbang. Apakah mereka meninggalkan jejak di belakang mereka? Lihatlah ikan yang sedang berenang, apakah mereka meninggalkan jejak? Anda juga harus menemukan jalan Anda sendiri, bahkan membuat jalan Anda sendiri.

“Setiap guru yang menyatakan bahwa ia dapat menuntun sampai ke tujuan tidak memberitahu Anda tentang kebenaran atau barangkali mereka sendiri tidak mengetahui kebenaran itu. Para guru Anda pula harus menemukan jalan mereka sendiri. Mereka sama butanya seperri Anda dan penggabungan dua orang buta hanya akan menghasilkan kekacauan total.

“Saya katakan kepada Anda untuk berhenti mencari guru. Saya katakan kepada Anda bahwa Anda mampu mengobati kebutaan Anda sendiri. Dan setelah Anda sembuh, Anda akan melihat sendiri apa kebenaran itu?

“Ketergantungan Anda pada guru, bertentangan dengan pencarian Anda. Anda mencari kebebasan diri, yang berarti ketidaktergantungan abadi. Untuk mecapai ketidaktergantungan abadi seperti itu, layaknya dari awal mula justu Anda tidak tergantung pada siapa pun, pada suatu kondisi ataupun situasi tertentu.

“Mencari seorang guru, apalagi dalam bidang batiniyah, sebagaimana sedang kita bicarakan sekarang ini, justru akan menambah rantai-rantai keterikatan yang membelenggu Anda. Mungkin Anda sudah begitu terbiasa diperbudak, begitu nyaman dengan menjadi budak, sehingga kebebasan murni tidak lagi menjadi impian Anda. Anda harus mandiri, bebas dari segala macam keterikatan dan ketergantungan. Berdirilah tegak, berjalanlah sendiri tanpa bersandar, tanpa tergantung pada siapa pun!

“Dalam perjalanan ini, apabila sesekali waktu Anda bertemu dengan seseorang yang sudah bebas, anggaplah itu sebagai kejutan yang menyenangkan, sesuatu yang indah. Itu adalah nasib baik Anda. Barangkali pertemuan semacam ini Anda anggap sebagai pertemuan dengann seorang guru. Anggaplah ini sesuka Anda, tetapi pahamilah implikasi dari pertemuan ini dengan benar. Keberadaan orang yang telah bebas seperti itu hanya untuk menegaskan keyakinan Anda terhadap kebebasan.

“Kebebasan yang total seperti itu tidak mustahil, bisa terjadi! Keyakinan seperti ini akan menyuntik Anda dengan energi yang baru. Sekarang Anda lebih bersemangat. Pertemuan dengan orang yang bebas akan membangkitkan jiwa Anda. Mereka yang telah bebas, tidak terikat sama sekali, tidak tergantung pada siapa pun. Mereka hendaknya disebut ‘Master’.

“Master berarti orang yang merniliki ‘Mastery’ atas dirinya sendiri. Orang yang memerintah, mengatur dirinya sendiri. Orang yang bertanggung jawab, yang datang bukan untuk menimbulkan kekacauan, tetapi,untuk menciptakan ketentraman. Bernasib-baiklah suatu bangsa; Berjayalah suatu kebudayaan, di mana orang-orang seperti itu ada. Master seperti  mereka tidak diperjual-belikan, mereka tidak dapat diperoleh dari pasar. Mereka tidak membutuhkan propaganda ataupun promosi.” (Krishna, Anand. (2002). Kehidupan Panduan untuk Meniti Jalan ke dalam Diri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

 

“Lihatlah guru-guru Anda sekarang. Ada yang menjual latihan-latihan tertentu, ada pula yang menjual jin. Hebat! Para Master tidak dapat dipaksakan kehadirannya dalam kehidupan Anda. Begitu Anda siap, ia akan muncul dalam kehidupan Anda. Para master tidak datang dari mana-mana, mereka tidak pergi ke mana-mana. Master seperti ini merupakan suatu kejadian dalam hidup Anda. Apabila Anda menemukan seorang Master seperti itu dalam kehidupan Anda, peristiwa itu mungkin saja peristiwa yang terbesar dan terpenting dalam hidup Anda.

“Para Master tidak senang disebut Master. Mereka lebih senang dipanggil sahabat. Para Master tidak pernah menciptakan jarak antara dirinya dan Anda. Para Master merupakan keharuman bunga yang menyerbaki kehidupan Anda! Sekali lagi, Anda tidak dapat memperoleh alamatnya dari iklan-iklan koran. Anda harus sabar menanti, dan Ia akan terjadi, akan muncul dalam kehidupan Anda.

“Jika Anda bertemu dengan seorang Master, hidup Anda akan segera berubah. Suatu ruang yang gelap selama 40 tahun dapat menjadi terang dalam sekejap oleh sebatang lilin, tidak memerlukan 40 tahun untuk meneranginya. Pertemuan Anda dengan seorang Master akan membuat Anda gembira; hari pertemuan menjadi hari perayaan! Anda akan menari dan menyanyi karena kegirangan. Anda baru akan tahu bahwa seorang Master tidak pernah memperbudak orang lain. Ia telah menguasai dirinya; ia tidak ingin menguasai Anda. Pertemuan dcngan seorang Master justru akan mempercepat kebebasan Anda, mempermudah proses ketidaktergantungan Anda.

“Setelah bebas dari segala macam ketergantungan, Anda sendiri menjadi Master. Sekarang kehadiran Anda dalam kehidupan orang lain dapat menghasilkan serangkaian keajaiban yang tidak pernah Anda ataupun mereka impikan. Setiap orang yang bertemu dengan Anda akan menjadi bebas, sebagaimana Anda memperoleh kebebasan setelah bertemu dengan Master Anda.

“Bertemu dengan orang seperti itu akan memberikan perubahan total dalam hidup Anda. Ini merupakan suatu kejadian yang menyenangkan. Jangan sia-siakan kesempatan emas seperti ini. Rayakanlah kehidupan Anda. Ini indah dan segala keindahan adalah kesukaan untuk selamanya. Sekarang, hidup menjadi permainan bagi Anda. Kalah atau menang tidak masalah, karena semuanya hanya permainan.

“Kejadian seperti itu yang dapat Anda sebut inisiasi yang sejati. Inisiasi bukan siatu ritual. Inisiasi merupakan awal hubungan yang romantis antara Anda dan Master. Anda akan terhanyut, terlarut dalam Dirinya. Bila muncul lagi kepermukaan, Anda sudah berubah total; sekarang Anda sendiri seorang Master.

“Master adalah sahabat yang sejati, yang dapat di  disentuh, diraba. Master tidak pernah berada di atas podium yang tinggi dan memerintah Anda yang duduk di bawahnya. Master menganggap Anda sebagai sahabat, sama tingginya, sama rendahnya.

“Jangan mencoba untuk memiliki ataupun menguasai seorang Master. Mereka bukan milik siapa pun. Mereka benar-benar Guru yang sejati, karena mereka bebas, tak terikat pada suatu dogma tertentu, tak terikat pada suatu buku tertentu, tak terikat pada suatu aliran tertentu. Mereka lebih bebas dari segalanya. Bagi rnereka timur dan barat sama. Hitam dan putih sama, panas dan dingin sama. Mereka tidak perlu bicara banyak dengan Anda. Bahkan kadang-kadang mereka akan bisu seribu bahasa; mereka diam tanpa sepatah kata pun. Namun mereka akan tetap membawakan keharuman dalam hidup Anda. Lihatlah bunga-bunga mawar yang sedang mekar, mereka mekar bukan hanya untuk Anda. Mereka mekar untuk setiap orang, untuk semua orang. Bunga mawar berbicara hanya dengan satu bahasa — bahasa keharuman. Keharuman seorang Master akan mengharumi keberadaan Anda. Sekarang Anda tak akan pernah berbau busuk lagi, sekarang Anda harum!

Jalan terus, jangan berhenti! Siapkan diri Anda untuk peristiwa terpenting dan terbesar dalam kehidupan Anda! Anda pun akan menemukan seorang Master!” (Krishna, Anand. (2002). Kehidupan Panduan untuk Meniti Jalan ke dalam Diri. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama) Link: http://www.booksindonesia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s