Renungan #Gita: Jangan Bilang “Itu Urusanku! Apa Urusanmu”? Kita Semua Bagian dari Semesta

buku bhagavad gita

Cover Buku Bhagavad Gita

Bhagavad Gita 11:38

“Engkaulah Purusa — Sang Pribadi Agung, Gugusan Jiwa Hyang Ada sejak Awal Mula; Tumpuan Tunggal Alam Semesta; Engkaulah Hyang Maha Tahu dan Patut Diketahui; Tujuan, Tempat, Keadaan Tertinggi, Engkau Meliputi alam semesta, wahai Hyang Tunggal, kendati Berwujud banyak tak-terhitung.” Bhagavad Gita 11:38

“Pujian-pujian ini bukanlah untuk memuliakan Pribadi Agung yang memang sudah mulia. Ia tidak membutuhkan puji-pujian seperti ini. Adalah pandangan yang keliru jika kita menganggap bahwa kita dapat membuat-Nya senang dengan puji-pujian seperti ini.

“PUJI-PUJIAN INI UNTUK MENGINGATKAN KITA akan kemuliaan diri kita sendiri. Untuk mengingatkan kita akan kebenaran-hakiki, kebenaran sejati diri kita sendiri.

“Tidak berarti kita menjadi egois! Bagaimana bisa? Apakah kita sudah menjadi Tumpuan atau Penopang Tunggal Alam Semesta? Bagi seorang politisi yang dipilih rakyat untuk menjadi pemimpin saja, sulit menjadi tumuan atau penopang tunggal bagi seluruh rakyat yang menjadi tanggungannya. Padahal, negara telah memberinya kekuasaan yang luar biasa untuk menjalankan tugasnya. Lalu, bagaimana kita bisa menjadi tumpuan atau penopang alam semesta? Tidak mungkin.

“Jangankan bagi alam semesta, bagi diri kita; diri-badan, diri-indra, diri-gugusan pikiran serta perasaan, diri-inteligensia; diri-gelar akademis; diri-status sosial, dan sebagainya saja – tidak mungkin. Dengan segala harta-kekayaan, belum tentu kita bisa menjadi tumpuan atau penopang tunggal bagi keluarga kita sendiri.

“Boleh saja kita menganggap demikian. Tapi, bertanyalah kepada anak dan cucu kita, apakah mereka menerima kita sebagai tumpuan dan penopang tunggal? Apakah mereka puas dan selalu merasa berkecukupan dengan apa yang mereka peroleh dari kita? Belum tentu.

“Lalu puji-pujian ini untuk mengingatkan apa?

“KEMULIAAN DIRI-MU YANG SEJATI! Puji-pujian ini untuk mengingatkan kita akan koneksi kita, hubungan kita dengan Sang Jiwa Agung. Dialah Tumpuan Tunggal, Penopang Tunggal. Dialah segalanya yang dijelaskan dalam ayat ini, maupun ayat-ayat lain.”

“Kenalilah diri-badan, dan lain sebagainya hanya sebagai pancaran-Nya. Ombak di dalam-Nya. Jiwa Agung adalah Pribadi Tunggal, Sang Purusa Hyang Merupakan Gugusan Jiwa-Jiwa, sehingga ‘tampak’ berwujud tak-terhingga. Kemudian, bersama dengan kesadaran itu, muncul kesadaran untuk hidup damai dalam kebersamaan.

“Karena, sesungguhnya semua wujud adaiah Wujud-Nya. Semua Jiwa adalah Jiwa-Nya. Di saat yang sama jangan ragu pula bila sewaktu-waktu kita mesti menjalani bedah untuk menaklukkan ego, karena sekecil apa pun kerikil ego di dalam diri kita, bisa membawa ripple eflect – efek riak. Setetes nila dapat merusak secawan susu murni.” (Krishna, Anand. (2014). Bhagavad Gita. Jakarta: Pusat Studi Veda dan Dharma)

 

“Kita tidak bisa berdalih bahwa:

“EGOKU ADALAH URUSANKU! Atau, apa urusanmu? Tidak, tidak bisa. Karena, kita adalah bagian dari semesta. Dari Pribadi Tunggal Sang Purusa. Hutan kita terbakar, negara-negara tetangga kena dampaknya. Tidak bisa tidak.

“Papua adalah bagian dari paru-paru dunia. Jika digunduli, bukan saja orang Papua yang menderita, tetapi seluruh Indonesia, seluruh dunia.

Kita tidak bisa hidup sendiri.

“Kehidupan kita saling terkait, karena Sang Jiwa Agung Hyang Tunggal itu. Keterkaitan kita adalah karena Sumber kita semua adalah Satu dan Sama. Kita semua adalah bagian dari-Nya.” (Krishna, Anand. (2014). Bhagavad Gita. Jakarta: Pusat Studi Veda dan Dharma) Link: http://www.booksindonesia.com

Advertisements

One thought on “Renungan #Gita: Jangan Bilang “Itu Urusanku! Apa Urusanmu”? Kita Semua Bagian dari Semesta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s