Renungan Diri: Membombardir dengan Informasi yang Kita Kehendaki untuk Mengubah DNA

buku neo spirituality

Cover Buku Neospirituality & Neuroscience

Sinap-sinap saraf

“Sinap-sinap saraf dalam otak manusia mengantar muatan informasi dari satu sel ke sel yang lain. Jika kita membombardirnya dengan muatan informasi yang melemahkan jiwa manusia, informasi itu pula yang diteruskannya dari sel ke sel bahkan dari orangtua ke anaknya. Sebaliknya, jika kita membombardirnya dengan muatan informasi yang memberdayakan jiwa, informasi itu pula yang diteruskannya.

“Lalu jika secara tidak sengaja karena ketidaktahuan, ketidaksadaran dan kebodohan di masa lalu kita sudah terlanjur membombardirnya dengan muatan informasi yang tidak baik, masih adakah kesempatan untuk memperbaikinya? Tentu saja masih ada.

“Tinggal dibombardir lagi dengan informasi yang kita hendaki berupa informasi yang dianggap baik.

“Masalahnya hanya satu. Jika kita sudah sejak lama atau secara turun temurun memiliki sinap-sinap dengan kandungan muatan yang tidak baik maka untuk memperbaikinya dibutuhkan waktu yang cukup lama pula. Ada kalanya dibutuhkan beberapa generasi untuk menghilangkan permusuhan antara dua kelompok atau dua bangsa yang berseteru. Misalnya permasalahan antara Israel dan Palestina atau peristiwa yang terjadi antara India dan Pakistan.

“Pada dua contoh di atas perseteruan antara Israel dan Palestina sudah berakar sejak lama sekali sehingga untuk mengakhirinya dibutuhkan upaya sungguh-sungguh dari kedua pihak dan intensitas yang luar biasa besar. Namun dalam kasus India dan Pakistan, perseteruan mereka baru dimulai beberapa dasawarsa yang lalu. Oleh karena itu jika keduanya siap dan secara tulus ingin segera mengakhiri perseteruan tersebut maka akan jauh lebih mudah dan tidak akan membutuhkan waktu yang panjang.

 

Pengaruh Masa Lalu

“Sesungguhnya kita semua, tanpa kecuali sadar atau tidak, tengah memetik buah dari masa lalu. DNA yang merancang hidup kita saat ini sudah memiliki muatan informasi yang diperolehnya dari gen orangtua kita. Kemudian ditambah dengan apa saja yang kjta peroleh dari pengalaman-pengalaman dalam hidup ini sejak usia kanak-kanak atau bahkan sebelumnya.

“Sedangkan muatan-muatan yang relatif baru adalah muatan-muatan yang tengah dirancang saat ini. Program-program atau rancangan-rancangan baru ini tidak hanya mempengaruhi kita sendiri tetapi kelak akan menentukan sifat genetik anak cucu kita. Mereka akan memperolehnya sebagai warisan sebagaimana kita pun memperolehnya sebagai warisan dari orangtua.

“Demikian lingkaran genetika ini tak terputuskan kecuali seperti yang telah disampaikan sabelumnya, ada upaya sungguh-sungguh yang intensif untuk memutuskannya dan mengubahnya atau bahkan membentuk lingkaran baru.” (Krishna, Anand. (2010). Neospirituality & Neuroscience, Puncak Evolusi Kemanusiaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

 

Cara Membombardir untuk Memperbaiki dan Merusak

“Pertanyaan yang sering muncul ialah muatan informasi apa saja yang dapat diubah?

“Jawabannya adalah semuanya, karena yang tidak baik dapat diubah menjadi baik dan yang baik bisa diubah menjadi tidak baik. Semuanya tergantung pada keinginan dan kesadaran diri kita. Dan tentunya tergantung pada cara kita membombardir dengan informasi baru.

“Proses pembombardiran dilakukan dengan cara ‘pengulangan yang intensif dan terus menerus’ atau repetitive and intensive. Cara ini pula yang digunakan oleh para ahli periklanan. Mereka membombardir otak kita dengan berbagai macam informasi tentang apa saja yang diiklankan.

“Televisi adalah pembombardir supercanggih. Tak henti-hentinya sepanjang hari dan setiap beberapa menit sekali, televisi mengiklankan sekian banyak produk. Dengan cara itu mereka dapat mempengaruhi otak kita dan ‘memaksa’ untuk membeli sesuatu yang sesungguhnya tidak dibutuhkan.

“Pernahkah menyaksikan iklan tentang peralatan kesehatan dan sebagainya yang biasa mengulangi kalimat-kalimat yang sama hingga puluhan kali dalam beberapa menit? Terasa bodoh tetapi sebenamya tidak. Mereka pintar bahkan licik. Mereka tahu persis bahwa dengan cara itulah mereka dapat mempengaruhi otak kita dan menanam informasi tentang produk mereka.

“Membombardir, pengulangan yang intensif secara terus menerus, adalah cara yang sama, ilmu yang sama, metode yang sama yang dapat diterapkan untuk merusak maupun memperbaiki mental kita. Pilihan berada di tangan kita. Jika kita melakukannya sendiri, maka pasti demi kebaikan diri sendiri. Jika kita membiarkan orang lain atau pihak lain melakukannya, maka itu adalah demi kepentingan mereka.

 

Metode Memperbaiki Kerusakan atau Mengubah Muatan lnformasi DNA

“Dalam bahasa ilmiah disebut Rekayasa Genetika atau Genetic Engineering yang sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan, belum sempurna, serta masih tergantung pada peralatan, obat-obatan atau sesuatu yang lain dari luar, termasuk bantuan seorang ahli. Rekayasa Genetika saat ini masih terfokus pada penyakit fisik dan kebiasaan-kebiasaan yang menyangkut raga manusia.

“Sementara itu para pujangga zaman dahulu sudah menggunakan metode ini untuk memperbaiki muatan informasi dalam DNA yang menentukan sifat atau karakteristik manusia.

“Betul-betul luar biasa. Metode ini tidak dirahasiakan karena dibahas secara umum sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.” (Krishna, Anand. (2010). Neospirituality & Neuroscience, Puncak Evolusi Kemanusiaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama)

Advertisements

One thought on “Renungan Diri: Membombardir dengan Informasi yang Kita Kehendaki untuk Mengubah DNA

  1. Reblogged this on Ni Made Adnyani and commented:
    “Sesungguhnya kita semua, tanpa kecuali sadar atau tidak, tengah memetik buah dari masa lalu. DNA yang merancang hidup kita saat ini sudah memiliki muatan informasi yang diperolehnya dari gen orangtua kita. Kemudian ditambah dengan apa saja yang kjta peroleh dari pengalaman-pengalaman dalam hidup ini sejak usia kanak-kanak atau bahkan sebelumnya.

    “Sedangkan muatan-muatan yang relatif baru adalah muatan-muatan yang tengah dirancang saat ini. Program-program atau rancangan-rancangan baru ini tidak hanya mempengaruhi kita sendiri tetapi kelak akan menentukan sifat genetik anak cucu kita. Mereka akan memperolehnya sebagai warisan sebagaimana kita pun memperolehnya sebagai warisan dari orangtua.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s